Tubuh nematoda

 

Struktur tubuh nematoda merupakan dua tabung yaitu:

1.     Tabung yang luar merupakan dinding tubuh

2.     Tabung dalam merupakan alat pencernakan

 

 

Dinding tubuh nematoda terdiri dari tiga lapisan, yaitu :

1.     Kutikula, berbatasan langsung dengan dunia luar, yang terdiri dari tiga lapisan, yaitu:

a)   Korteks, terdiri dari zat keratin

b)   Matrik, terdiri dari matraksin

c)   Fiber layer, terdiri dari zat kolagen

Kutikula merupakan struktur yang aktif namun non selulair, terdiri atas protein yang terdapat pada kolagen binatang bertulang belakang.   Pada proses pergantian kulit terjadi penggantian kutikula lama dengan baru yang berasal dari sekresi hipodermis.

Serat-serat penyusun kutikula tersusun secara tumpang tindih yang memungkinkan tubuh nematoda bisa mengkerut dan memenjang.   Bebrapa organ tubuh nematoda muncul dari kutikula, misal papila, bursa kopulatrik

2.     Lapisan hipodermis

Lapisan ini berfungsi membentuk kutikula baru dan sifatnya adalah selulair

3.     Somatic musculatur

Merupakan lapisan tubuh yang memuat otot-otot tubuh nematoda

 

Tanda-tanda pada kutikula (gambaran-gambaran pada kutikula)

1.     Transfers striae

Merupakan bentuk kutikula yang geriginya lembut dan kecil-kecil)

2.     Transfers anula

Bentuk geriginya lebih besar

3.     Longitudinal striae

Striae yang memanjang, dapat dilihat pada bidang lateral, untuk setiap spesies mempunyai jumlah yang tertentu.

4.     Longitudinal alae (sayap memanjang) biasanya dipunyai oleh nematoda jantan

Bila terdapat di daerah ekor disebut caudal alae (longitudinal alae)

Bila terdapat di bagian kepala disebut cervical alae contoh pada Toxoporus  canis

5.     Puctation

Kutikula yang menebal pada tubuh nematoda secara teratur sepanjang tubuh nematoda, biasanya dipunyai oleh genus Rhabditis

 

6.     Wartz

Kutikula yang menebal secara tidak teratur pada tubuh nematoda

 

7.     Duri (spiny)

Bentuk kutikula yang seperti duri sepanjang tubuh nematoda dipunyai oleh Criconema

 

8.     Cincin (ring type)

Bentuk kutikula seperti duri tetapi ujungnya tumpul dipunyai oleh Criconemoides

 

 
 

 

 

 

 

 


   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

9.     Gambaran khusus yang terdapat pada ujung posterior nematoda yaitu pada jenis Meloidogyne dan Heterodera

 

 

 

a

 
                                 
                                 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


                                 

 

b

 
 

 

 

 

 

 

 


Perbedaan morfologi antara Meloidogyne dan Heterodera

Pada Meloidogyne telur dibungkus oleh gelatin dengan pola sidik pantat (perineal pattern) seperti gambar (a).  sedangkan Heterodera telur dibungkus oleh kista (cyste) (b)

Struktur dan organ yang terdapat pada kutikula:

1.     Amphid, terdapat pada daerah bibir fungsinya sebagai sensori organ terutama menerima rangsang khemis

2.     Phasmid, terdapat di daerah ekor, fungsinya sebagai sensori organ terutama menerima rangsang khemis.

Phasmid dapat digunakan sebagai identifikasi klas nematoda, yaitu nematoda yang mempunyai phasmis -à Phasmidia (Cecernentea)

Nematoda yang tidak mempunyai phasmid àAphasmidia (Adenophorea)

3.     Caudal dan cervical alae

Dinding tubuh nematoda terdiri dari lapisan kutikula, hipodermis dan otot tubuh

 

Gambar penampang lintang  tubuh nematoda

 

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Tipe susunan sel otot

1.     Holomyarian: Sistem otot yang terdiri dari satu berkas yang menghubungkan antara chord yang satu dengan yang lain.

2.     Meromyarian, terdiri dari 2-4 berkas

3.     Polymyarian, terdiri lebih dari 4 berkas